Jalan Maut Bolaromang Tak Kunjung Diperbaiki, Warga : Sudah Puluhan Tahun Tidak Diaspal

    Jalan Maut Bolaromang Tak Kunjung Diperbaiki, Warga : Sudah Puluhan Tahun Tidak Diaspal
    Foto : Warga Desa Bolaromang, Ayu Bachir, mendesak agar jalan Bolaromang diperbaiki sehingga layak dilalui pengguna jalan.

    GOWA, SULSEL - Kondisi jalan poros Bolaromang, yang dijuluki jalan maut ini, dikeluhkan warga Desa Bolaromang, Kecamatan Tombolo Pao, Kabupaten Gowa, mereka berharap agar Pemerintah Kabupaten dan Provinsi, bisa melirik jalan di dataran tinggi pasalnya puluhan tahun tidak pernah tersentuh oleh Pemerintah dalam perbaikan jalan.

    Jalan Bolaromang yang menghubungkan Sinjai Barat dengan Malino terkenal sangat berbahaya, sering terjadi kecelakaan lalu lintas fatal, dan memakan banyak korban jiwa. Julukan ini muncul karena kondisi jalan rusak parah dan berlubang, turunan curam, minim penerangan, sehingga membahayakan pengendara roda dua maupun roda empat.

    Menurut warga Desa Bolaromang, Ayu Bachir, kesal dan sudah muak dengan kondisi jalan Bolaromang, karena dirinya sudah pernah menjadi korban.

    "Sudah puluhan tahun, itu jalan poros bolaromang tidak pernah diaspal, mulai dari batas desa sampai batas kabupaten, asli hancur, tidak pernah diperbaiki, " geramnya yang selalu meminta kepada pemerintah untuk segera diperbaiki.Jumat (13/2/2026)

    Katanya, jalan itu sudah rusak parah, berlubang-lubang, dan berbatu. Sudah banyak kendaraan yang rusak dan baru-baru ini saja ada kecelakaan mobil Fortuner jatuh terguling di tanjakan Bolaromang, karena jalanan rusak dan licin.

    "Sudah banyak korban yang jatuh, bahkan sudah ada keluarga yang kehilangan anggota keluarganya, jadi kalau jalan di Bolaromang harus waspada, jalanannya rusak jadi harus ekstra hati-hati, " ucapnya.

    Sementara Jamal, yang melintas jalan Bolaromang yang hendak ke Sinjai, sangat kesal, karena ban mobilnya terbenam di tanah basah, sehingga ada warga yang bantu mendorong mobilnya.

    "Saya saja yang melintas di jalan itu, terbenam ban mobilku, untungnya ada warga yang bantu dorong mobilku, " ungkapnya.

    Seharusnya pemerintah kabupaten dan Provinsi perhatikan juga dataran tinggi, karena jalan ini merupakan jalan provinsi, jangan hanya jalan kabupaten saja yang diprioritaskan.

    "Seharusnya perpanjangan tangan dari pemerintah kabupaten ke provinsi itu bisa berjalan dengan baik supaya jalan Bolaromang, ditahun ini bisa diperbaiki, " cetusnya.

    Dia katakan kalau akses jalan yang baik memungkinkan pergerakan barang dan jasa menjadi lebih efisien dan cepat. Hal ini sangat penting untuk mendukung pertumbuhan ekonomi lokal sehingga bisa meningkatkan produktivitas masyarakat.

    Sementara Ayu Bachir, yang rajin juga posting di media sosial, terkait jalan-jalan rusak, di wilayah Bolaromang, dia juga berharap semoga Pemerintah bisa lebih peka dan bertanggung jawab atas keselamatan warganya.

    "Mereka harus segera memperbaiki jalan Bolaromang dan membuat jalan itu layak dilalui, jangan biarkan warga terus-menerus menjadi korban karena jalan yang tidak layak dilalui pengguna jalan, "pungkasnya.(Shanty)

    Shanty SH

    Shanty SH

    Artikel Sebelumnya

    DLH Gowa Intens Lakukan Pemangkasan di Tiga...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Jalan Maut Bolaromang Tak Kunjung Diperbaiki, Warga : Sudah Puluhan Tahun Tidak Diaspal
    Senam Jum'at Sehat Bersama, Cara Ibu Persit Kodim 1714/Puncak Jaya Tampil Bugar Dan Sehat
    Satgas TNI AD Pimpin Gotong Royong, 550 Meter Pipa Air Bersih Terpasang di Desa Jamat
    Hadir untuk Rakyat, TNI AD Pulihkan SD dan TK Terdampak Bencana di Tapanuli Selatan
    LBH Makassar Laporkan Konflik Lahan Petani Laoli di Luwu Timur ke Komnas HAM

    Ikuti Kami