Atap Masjid Agung Syekh Yusuf Gowa Sudah Diperbaiki, Haji Jaya : Sudah Tidak Ada yang Bocor

    Atap Masjid Agung Syekh Yusuf Gowa Sudah Diperbaiki, Haji Jaya : Sudah Tidak Ada yang Bocor
    Foto : Atap seng masjid Agung Syekh Yusuf Kabupaten Gowa yang sudah diperbaiki oleh CV Asjaya, selama 4 hari dikerja dan kini sudah selesai pekerjaannya pada Selasa (10/2/2026)

    GOWA, SULSEL - Atap Masjid Agung Syekh Yusuf Kabupaten Gowa yang dikeluhkan jamaah, pada Kamis (6/2), dengan keluhan bocor di beberapa titik terutama pada bagian kubah, yang sering membuat jamaah jatuh terpeleset, bahkan sampai ada yang jatuh pingsan karena atap yang bocor sehingga menyebabkan lantai licin jadi sangat rawan jatuhnya jamaah.

    Dengan adanya keluhan jamaah tersebut, pihak dari kontraktornya, kini sudah memperbaikinya termasuk ada pipa yang tersumbat juga sudah diperbaiki.

    Melalui kontraktornya, Direktur CV Asjaya, Haji Jaya, yang dikonfirmasi INDONESIA SATU.CO.ID, dia menyampaikan sejak ada pemberitaannya, soal keluhan jamaah, yang sering jatuh terpeleset.

    "Besoknya kami itu sudah perbaiki, ada sekitar 4 hari kami kerja atap yang bocor, dan pipa yang tersumbat juga kami sudah perbaiki, jadi sudah tidak ada lagi yang bocor pada atap, " ujarnya kepada wartawan, Kamis (12/2/2026)

    Dia juga menerangkan pada bagian sayap kiri dan kanan, yang diperbaikinya ada 3 titik rembesan yang menyebabkan bocornya atap masjid, terutama pada bagian kubah, sudah dikasih pengeras anti bocor, agar air tidak meresap dan menyebabkan rembesan lagi, sehingga lebih kokoh dan tahan lama.

    Yang diganti atapnya, ada seng sekitar 9 meter panjangnya dan ada juga yang terlepas paku sengnya, tapi sudah dimor katanya.

    "Jadi apabila masih bocor, kami akan perbaiki kembali, nanti saya suruh anggotaku lagi perbaiki, pekerjaannya itu selama 4 hari, jadi sekarang ini sudah selesai pekerjaannya, " tandasnya.

    Dan kalau untuk renovasi masjid agung syekh Yusuf yang dia kerjakan pada tahun 2025 itu, anggarannya sebesar Rp.1, 5 miliar.

    "Ini baru dibayarkan 91%, sisanya yang 9%, nanti dibayarkan pada bulan 9, karena kemarin terlambat akhir tahun, jadi menyebrang pembayarannya, "pungkasnya.(Shanty)

    Shanty SH

    Shanty SH

    Artikel Sebelumnya

    Cetuskan Banyak Prestasi, SMPN 3 Sungguminasa...

    Artikel Berikutnya

    Edukasi Masyarakat, Camat Somba Opu Gowa...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    KPK Gandeng Legal Lippo Cikarang Ungkap Dugaan Suap Bupati Bekasi
    BEM PTNU Se-Nusantara Kecam Keras Kekerasan Terhadap Aktivis KontraS
    Bos Kartel Inggris yang Diburu Interpol, Tertangkap di Bali
    ATR/BPN Tuntaskan Ratusan Kasus Pertanahan di Awal 2026
    Prajurit TNI Gugur Dalam Misi Pemeliharaan Perdamaian di Lebanon

    Ikuti Kami