OPS Keselamatan Pallawa 2026, Kasat Lantas Polres Gowa : Tidak Ada Tilang

    OPS Keselamatan Pallawa 2026, Kasat Lantas Polres Gowa : Tidak Ada Tilang
    Kasat Lantas Polres Gowa, AKP Muhammad Muaz, saat ditemui pada Jumat (6/2/2026)

    GOWA, SULSEL - Operasi keselamatan Pallawa 2026 Polres Gowa yang dimulai tanggal 2 Februari 2026 sampai dengan 15 Februari 2026 sekarang ini tengah berlangsung dan sudah berjalan selama 5 hari, kegiatan ini sangat gencar dilakukan oleh Polres Gowa supaya terwujudnya Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) yang aman, nyaman dan selamat, menjelang pelaksanaan OPS ketupat 2026.

    Kasat Lantas Polres Gowa, AKP Muhammad Muaz, yang dikonfirmasi menyampaikan bahwa Operasi Keselamatan Pallawa 2026 ini sudah berjalan selama 5 hari.

    "Adapun tujuannya untuk meningkatkan disiplin dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas, dengan mengedepankan tindakan preemtif, preventif dan persuasif, jadi tidak ada tilang, " ujarnya, Jumat (6/2/2026)

    Selain itu juga bisa menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, dengan mengedepankan imbauan dan teguran simpatik kepada pengendara yang melanggar dengan pendekatan humanis, fokus pada edukasi mengenai keselamatan berlalu lintas untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat.

    Dari hasil operasi keselamatan Pallawa 2026, selama 5 hari, itu yang preventif ada 960 pengendara, preemtif ada 875, dan teguran ada 223 pengendara.

    "Diantara 9 pelanggaran yang jadi sasaran di Operasi Keselamatan 2026, yang paling mendominasi yaitu tidak ada Plat motor atau TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor) dan pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm SNI, " terangnya.

    Dia berharap agar pengendara tertib berlalu lintas dengan mengutamakan keselamatan karena itu adalah kunci utama mencegah kecelakaan, melindungi jiwa, dan menciptakan kenyamanan berkendara. Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya sopir tetapi juga penumpang dan seluruh pengguna jalan. 

    "Apalagi cuaca ekstrem seperti ini, harus di cek dulu kendaraannya sebelum berkendaraan, terlebih lagi, angin kencang yang disertai hujan, meningkatkan risiko pohon tumbang, jadi lebih baik berhenti dan menepi, cari tempat yang aman dulu, setelah aman, baru kita lanjut lagi perjalanannya, "kuncinya.(Shanty)

    Shanty SH

    Shanty SH

    Artikel Sebelumnya

    Soal Lansia Meninggal di MPP, Kadis Disdukcapil...

    Artikel Berikutnya

    Cetuskan Banyak Prestasi, SMPN 3 Sungguminasa...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Menteri PU Gerak Cepat Atasi Banjir Brebes, Fokus Pengerukan Muara Sungai Babakan
    Halalbihalal Wija to Luwu 18 April 2026 Fokus Konsolidasi Perjuangan DOB
    Tinjau Arus Balik di Pelabuhan Bakauheni, Kapolri Pastikan Pemudik Aman-Selamat Sampai Tujuan
    Kapolri Sebut Jumlah Kecelakaan Selama Lebaran 2026 Turun 7,8 Persen
    Dukung PP TUNAS, Kemenag Perkuat Literasi Digital Siswa dan Santri

    Ikuti Kami