DLH Gowa Intens Lakukan Pemangkasan di Tiga Wilayah

    DLH Gowa Intens Lakukan Pemangkasan di Tiga Wilayah
    Foto : Nampak petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gowa melakukan pemangkasan di wilayah Kecamatan Bontomarannu.

    GOWA, SULSEL - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gowa intens melakukan kegiatan pemangkasan dahan dan penebangan pohon di tiga wilayah yang dianggap rawan tumbang.

    Langkah ini merupakan antisipasi cuaca ekstrem dan musim hujan, terutama pada pohon-pohon yang sudah tua, keropos, atau rawan tumbang untuk menjaga keamanan warga. 

    Melalui Kepala Bidang (Kabid) Kebersihan dan Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gowa, Fachrun, yang dikonfirmasi menyampaikan saat ini kami fokus melakukan kegiatan penebangan dan pemangkasan di beberapa titik khususnya wilayah Kecamatan Bajeng, Bontonompo dan Bontomarannu.

    "Wilayah ini sangat diprioritaskan karena  banyaknya warga yang melapor rawan tumbang, sehingga kami fokus pada 3 kecamatan, untuk mengurangi risiko pohon tumbang yang dipicu oleh hujan lebat dan angin kencang, karena memang dilihat dari kondisinya, sangat rawan tumbang, " ungkapnya, Kamis (12/2/2026) kepada wartawan.

    Kalau untuk penataan pohon di sejumlah ruas jalan protokol dan kawasan permukiman itu sudah dilakukan pemangkasan agar estetika kota tetap terjaga serta keselamatan dan kenyamanan bagi pengguna jalan.

    Selama bulan Januari hingga bulan Februari, DLH Gowa telah melakukan penebangan sebanyak 26 pohon dan pemangkasan 106 pohon.

    Jadi ada juga programnya dari DLH Gowa dan laporan warga, terkait dengan pemangkasan dan penebangan pohon, sebelumnya petugas kami cek terlebih dahulu ke lapangan, apabila memang rawan tumbang, itu kami akan prioritaskan katanya.
     
    Petugas bagian pemangkasan dan penebangan itu hanya 2 tim terdiri dari 10 orang, dan 1 timnya itu ada 5 orang, jadi kalau untuk petugas yang bagian penebangan hanya 1 orang saja yang pintar dan profesional didalam penebangan.

    "Mereka tidak hanya memotong, tetapi memiliki keahlian khusus dalam penebangan dan merobohkan pohon secara aman, karena sangat rawan apabila kena kabel PLN atau atap rumah yang kena batang pohon.

    "Jadi yang bagian penebangan pohon, hanya 1 orang yang pintar, kegiatan ini rutin dilakukan apalagi kalau masuk musim panas, kami makin intens melakukan pemangkasan pohon yang bertujuan mengurangi risiko pohon tumbang atau dahan patah yang menimpa rumah, kendaraan, atau jaringan listrik saat cuaca buruk, agar tetap terjaga keawetan infrastruktur serta tidak membahayakan pengguna jalan.(Shanty)

    Shanty SH

    Shanty SH

    Artikel Sebelumnya

    Atap Masjid Agung Syekh Yusuf Gowa Sudah...

    Artikel Berikutnya

    Jalan Maut Bolaromang Tak Kunjung Diperbaiki,...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Jalan Maut Bolaromang Tak Kunjung Diperbaiki, Warga : Sudah Puluhan Tahun Tidak Diaspal
    Senam Jum'at Sehat Bersama, Cara Ibu Persit Kodim 1714/Puncak Jaya Tampil Bugar Dan Sehat
    Satgas TNI AD Pimpin Gotong Royong, 550 Meter Pipa Air Bersih Terpasang di Desa Jamat
    Hadir untuk Rakyat, TNI AD Pulihkan SD dan TK Terdampak Bencana di Tapanuli Selatan
    LBH Makassar Laporkan Konflik Lahan Petani Laoli di Luwu Timur ke Komnas HAM

    Ikuti Kami