Owner Kosmetik Fenny Frans Pegang Kelamin Bang Jali, Warga : Melanggar Norma Kesusilaan dan Moral

    Owner Kosmetik Fenny Frans Pegang Kelamin Bang Jali, Warga : Melanggar Norma Kesusilaan dan Moral

    GOWA, SULSEL - Fenny Frans yang merupakan owner pemilik produk kosmetik/skincare berinisial FF ini menggegerkan publik, karena postingannya saat Live Facebook pada Minggu (15/2/2026) bersama Bang Jali Sudirman, yang merupakan salah satu bagian dari tim bisnis atau "AO" (Account Officer) Fenny Frans.

    Dalam postingannya pada saat acara menyanyi dan joget-joget bersama di Jalan Sulawesi, Kota Makassar, hadir juga Aty Kodong D'Academy, yang nampak disawer oleh Fenny Frans saat dia joget dan menyanyi.

    Hanya ada yang bikin suasana jadi kaget pada saat Fenny Frans yang joget bersama Bang Jali, dengan sengaja dia memegang kelamin Bang Jali.

    Sontak Bang Jali kaget dan langsung menutupi kelaminnya dengan kedua telapak tangannya, yang nampak pada siaran livenya dengan ribuan penonton.

    Hal ini menuai sorotan, karena sangat tidak etis, seorang Fenny Frans yang menjadi panutan di media sosial Facebook, dengan pengikutnya sebanyak 1, 4 juta, melakukan hal tidak senonoh, yang dianggap tidak sopan atau tidak pantas di muka umum. 

    Fenny Frans yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap Bang Jali, ini sangat jelas melanggar norma kesusilaan dan moral serta adab, tata krama pergaulan di masyarakat.

    Hampir semua ajaran agama melarang keras tindakan asusila dan perbuatan yang melanggar privasi serta kehormatan tubuh orang lain.

    Tindakan ini bertentangan dengan nilai-nilai keagamaan, norma kesopanan serta adat, karena merupakan perbuatan tidak sopan dan melanggar batasan privasi fisik seseorang.

    Sentuhan fisik yang dilakukan owner Fenny Frans itu dinilai tidak pantas, karena di ruang publik, apalagi saat itu sedang live, yang nonton ribuan mata.

    Menurut warga Sombaopu, Tamrin, yang melihat Live Fenny Frans, joget - joget bersama bang Jali itu, sangat kaget, apalagi di tempat itu ada juga suaminya, masa tidak dijaga perasaan suaminya, sementara joget, dengan sengaja pegang alat vitalnya bang Jali.

    "Saya nonton itu siaran livenya, sampai kaget sekali melihatnya, karena ditempat umum, dengan sengaja, memegang kelaminnya bang Jali.Apalagi dia itu seorang wanita, seorang ibu, dan punya suami juga, kenapa perilakunya seperti itu, saya sendiri malu melihat Bang Jali, masa dipegang kelaminnya begitu, tidak marah.Karena itu harga diri kita, seenaknya saja, pegang-pegang di tempat umum, " geramnya sambil melihat postingan Fenny Frans, yang diputar ulang, dihadapan wartawan, Senin (16/2/2026) 

    Coba seandainya, si Fenny Frans dipegang kelaminnya sama Bang Jali, marah nggak, ini seumpama, katanya.

    Jadi perilaku ini dianggap tidak patut karena melanggar hak dan martabat seseorang, pastinya kita sebagai laki - laki, sangat malu karena didepan umum.

    Apalagi seorang wanita yang pegang, itu sangat mempermalukan seseorang, melanggar juga martabat dan menciptakan lingkungan jadi tidak nyaman.

    "Tindakan meraba atau menyentuh bagian vital tubuh (kelamin) tanpa persetujuan itu juga sudah sebagai bentuk pelecehan seksual, seharusnya walaupun itu bercanda, harus ada batasan fisik juga, jangan asal main pegang aja, apalagi kelamin laki-laki yang dipegang, ditempat umum lagi, "tandasnya.

    Sementara warga dari Pallangga, Lina, yang melihat postingan Fenny Frans juga merasa malu, kenapa ada seorang wanita seperti itu, apalagi di tempat umum, kondisinya sangat ramai, karena joget-jogetnya dipinggir jalan, dan nampak juga ada motor yang lewat melintas saat acara joget dan nyanyi itu.

    "Jadi sangat tak lazim, apalagi anak dia itu sudah besar-besar, tidak cocok mencontohkan buat anak-anaknya seperti itu. Perilakunya Fenny Frans benar-benar menyimpang dari norma, bertentangan dengan kebiasaan/aturan yang berlaku, " anehnya yang juga melihat postingannya, joget - joget secara liar, dengan kepala digoyang-goyangkan kiri kanan.

    Lina juga menyampaikan perbuatannya itu dinilai telah melanggar norma kesusilaan, kesopanan, agama, atau moral yang berlaku di masyarakat, karena menyerang kehormatan dan integritas tubuh seseorang dan itu bisa saja membangkitkan birahi seorang lelaki.

    Diharapkan seorang Fenny Frans agar ditempat umum jangan melakukan hal - hal yang senonoh apalagi bertentangan dengan moral, etika, agama maupun juga kesopanan yang dianut masyarakat.

    Jadi kita saling menghargai antar sesama, apalagi di tempat umum, sangat tidak pantas, harus pakai etika juga, bijaklah dalam bermedia sosial (medsos) dengan memanfaatkan akal budi sebelum bertindak serta menjaga kesehatan mental. 

    "Apalagi nampak di video itu ada anak-anak juga yang mesti dijaga moralnya, jadi sangat merusak moral anak, pengaruh lingkungan yang buruk dapat menyebabkan anak meniru perilaku menyimpang dan hilangnya nilai-nilai sopan santun.

    "Jadi apabila ditonton juga oleh anak - anak livenya, kita mencontohkan hal yang tidak mendidik, karena situasi lingkungan sekitar dan interaksi sosial yang salah, itu dapat memengaruhi moral anak." pungkasnya.(Shanty)

    Shanty SH

    Shanty SH

    Artikel Sebelumnya

    Anak Wabup Gowa Berobat Alternatif, Warganet...

    Berita terkait

    Rekomendasi

    Lapas Madiun Bersihkan Mushola Sambut Ramadhan Bersama Warga Binaan
    Gotong Royong TNI dan Warga Pacu Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Pesisir Selatan
    Kemenimipas Ungkap Potensi Lahan 'Idle' untuk Ketahanan Pangan Napi
    BGN Wajibkan Dapur Gizi Serap Hasil Kebun Lapas Purwakarta
    TNI AD Percepat Pemulihan Pascabencana, Infrastruktur Vital di Permata Capai 60 Persen

    Ikuti Kami